Perusahaan Batubara Dukung Pembangunan Jalan Tol

img

SAMARINDA- Gubernur  Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan, pembangunan jalan tol adalah jalan yang diprioritaskan secara nasional, dan proyek ini adalah proyek strategis untuk kepentingan rakyat.

Interuksi Presiden Joko Widodo  kepada gubernur agar secepatnya diselesaikan termasuk penyelesaian permasalahan  lahan, mulai Balikpapan sampai Samarinda terus dilaksanakan pembangunanya, baik  seksi I, II, III dan IV dan  seksiV semunya harus berjalan lancar dan tidak boleh ada yang menghalanginya.

"Pembangunan jalan tol tidak boleh ada yang menghalangi,  baik secara perorangan maupun dari perusahaan tambang. Dan tidak ada ganti rugi lahan yang dilewati jalur jalan tol,  kalau ada perusahaan yang tidak mau memberikan lahannya yang dilewati jalur pembangunan jalan tol, maka Pemprov Kaltim akan mencabut ijin tambangnya atau diciutkan areal tambangnya," tegas Awang Faroek Ishak, saat menyaksikan pembongkaran mes Kebun Binatang yang berada di seksi IV (Palaran-Mahkota II)

Sementara Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral  Provinsi Kaltim  Drs H Amrullah, mengatakan kurang lebih 26 perusahaan tambang batubara yang arealnya dilintasi pembangunan jalur jalan tol Samarinda-Balikpapan, namun perusahaan-perusahaan tersebut sangat berkomitmen dan  mendukung programstrategis nasional, dengan siap melepaskan arealnya untuk jalur pembangunan jalan tol.

Dikatakan dari beberapa kali rapat pertemuan  perusahaan batubara  tersebut sudah berkomitmen dan mendukung pembagunan jalan tol, dengan bersediah memberikan lahan yang dilalui jalur jalan tol.

" Bukti komitmen perusahaan-perusahan batubara tersebut dalam mendukung pembangunan jalan tol khususnya siap melepaskan hak-hak mereka khususnya areal yang dilalui jalur jalan tol, yang ditandai dengan surat pernyataan kepada Pemprov Kaltim," kata Amrullah.(mar-poskotakaltimnews.com)